Puluhan Siswa SMP Terciduk Bolos di Warung, 1 Orang Kepergok Main Judi Online

Puluhan Siswa SMP Terciduk Bolos di Warung, 1 Orang Kepergok Main Judi Online

Sebuah razia yang dilakukan aparat gabungan Satpol PP dan pihak sekolah berhasil mengamankan puluhan siswa SMP yang kedapatan bolos di jam sekolah. Razia tersebut dilakukan di sejumlah warung internet (warnet) dan warung kopi di sekitar area sekolah. Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sekitar 25 siswa sedang nongkrong sambil bermain game online di ponsel dan komputer. Ironisnya, salah satu siswa justru kedapatan tengah bermain judi online menggunakan telepon genggam miliknya.

Modus Judi Online di Kalangan Pelajar
Berdasarkan keterangan petugas, siswa tersebut mengakses situs perjudian melalui aplikasi yang di samarkan. Awalnya, ia terlihat bermain game biasa, namun setelah di periksa, ternyata saldo di akun tersebut di gunakan untuk taruhan slot online.

“Awalnya kami kira anak ini main game biasa, tapi setelah di cek, ternyata dia sedang melakukan taruhan di platform slot online sunda787. Ini sudah masuk kategori pelanggaran hukum dan merusak masa depan anak,” ungkap salah satu petugas Satpol PP.

Pihak Sekolah Turut Prihatin
Kepala sekolah yang ikut dalam razia tersebut mengaku sangat prihatin dengan temuan ini. Ia menegaskan pihaknya akan memberikan pembinaan khusus kepada siswa yang terlibat, sekaligus meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kasus judi online ini sangat mengkhawatirkan. Kami akan memanggil orang tua, memberikan pembinaan, dan bekerja sama dengan pihak berwajib untuk mencegah peredaran judi online di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Ancaman Bahaya Judi Online Bagi Remaja
Praktik perjudian online di kalangan pelajar di nilai semakin mengkhawatirkan. Akses yang mudah melalui ponsel membuat anak-anak rentan terjerumus, apalagi jika kurang pengawasan dari orang tua. Selain kerugian materi, slot online juga dapat memicu kecanduan, menurunkan prestasi akademik, dan berpotensi mengarah pada tindak kriminal lainnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih waspada dan rutin memeriksa aktivitas digital anak-anak. Langkah preventif ini di anggap penting untuk memutus rantai penyebaran judi online yang menyasar generasi muda. Banyak berita lain nya di okezone1.store.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *